Apakah Bahagia Itu Sederhana?

 

Mungkin ini adalah pertanyan yg sangat sederhana tapi agak sedikit sulit terjawab. Dalam sudut pandangan sebagian orang ( termasuk saya ) menganggap hidup bahagia itu harus menjadi kaya. Tapi tunggu sebentar, sudah lihat hasil survey tentang negar terkaya didunia dan Negara dengan jumalh masyarakatnya paling bahagia? Kalo belum akan saya bagi sedikit informasinya. Saat ini ( 2014 ) amerika dianggap sebagai Negara terkaya ( meski dalam survey lain Qatar ) dan Negara dengan jumlah warga negara yg merasa bahagia terbanyak adalah kosta rika.

Survey ini membuktikan bahwa kekayaan itu tak menjamin kebahagian. Tapi, apasih definisi  kebahagiaan itu? Menurut wikipedia Kebahagiaan atau kegembiraan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kesenangan, cinta, kepuasan, kenikmatan, atau kegembiraan. Jadi, jika telaah unsur bahagia itu ( menurut Wikipedia ) ada tiga, yaitu; cinta, kepuasan, dan kenikmatan. Jadi apakah anda puas setelah menikmati bercinta?

Jadi jika anda ingin merasa bahagia anda harus merasakan cinta, puas dengan keadaan hidup anda saat ini dan menikmatinya. Jika tidak? Maka anda takkan sedikitpun merasa bahagia. coba tanyakan pada diri anda sendiri,

  1. apakah ada orang yg mencintai anda?
  2. Apakah anda puas dengan hidup anda?
  3. Apakah anda menikmati hidup anda?

Jika kesemua pertanyaan diatas dijawab dengan kata tidak, maka ada yg salah dengan diri anda.

Sedikitnya anda pasti ada memiliki sesorang yg sangat mencintai anda, seperti orang tua, keluarga, sahabat, atau anda sengaja melupakan orang yg cinta dan peduli kepada anda?

Jika anda merasa tidak puas dengan kondisi hidup anda saat ini mengapa anda tidak merubahnya, berusaha untuk mewujudkan mimpi anda atau kalau anda adalah seorang yg pemalas, ambilah tali dan gantung diri saja. Itu lebih mudah bagi anda dan orang yg mencintai anda.

Jika anda merasa tidak menikmati hidup anda, lalu mengapa sampai sekarang anda masih berjuang untuk hidup anda?

Saya tinggal disebuah kost-kostan di slah satu gang kota Balikpapan. Setiap pagi saya melihat anak-anak sekolah pergi kesekolah dengan santai dan tertawa bersama teman-temannya. Saya berpikir mengapa mereka bisa begitu menikmati kehidupannya dan saat itu saya mencoba mengingat masa SD saya. Hal yg paling saya ingat adalah saya merasa sangat bahagia. tapi mengapa saat sudah dewasa seperti ini kadar kebahagiaan saya berkuarang.

Lalu mengapa semakin dewasa kadar kebahagiaan semakin berkurang? Mungkin hal itu bisa terjadi karena semakin kita dewasa cara pandang kita mengenai sesuatu itu berubah. Saat masih kecil kita melihat hujan sebagai sesuatu yg menyenangkan kita bisa bermain disaat hujan sedang turun, tapi saat dewasa kita melihat hujan sebagai halangan. Tapi bisa juga semakin kita dewasa kita menyadari bahwa kita memiliki tangung jawab, dan hal itu menjadikan hidup kita memiliki sebuah tekanan.

Bagi seorang yg pengangguran wajib hukumnya untuk mencari kerja dan itu sebuah tekanan, bagi yg sudah bekerja tentu lebih banyak lagi tekanan pekerjaan yg dimilikinya. Sebenernya tanggung jawab itu adalah sebuah keharusan tapi cara memandangnya dan menghadapnya yg harus mulai dirubah. Masih ingat bagaimana kita masa kecil dulu? Masa yg penuh percaya diri, keyakinan tingkat tinggi dan bahkan menganggap power ranger itu adalah nyata.

Mengapa kita tidak mencoba kembali membangkitkan semangat masa kecil dalam mengahadapi setiap tekanan hidup. Lihat dulu bagaimana ketika ingin main bola tapi ga ada bola? Botol plastic bekas air mineral pun bisa jadi bola, batu atau sandal pun bisa jadi gawang. Meski itu botol itu bukan bola tapi kita menganggap itu boal dan lihat, kita bisa bermain bola ( meski sebenernya yg ditendang tetap botol )

Apakah bahagia itu sederhana? Iya. Bahagia itu sederhana bahkan sangat sederhana, kita tidak harus memiliki semua hal yg mewah dan yg terbaru. Kita hanya harus melihat semua yg ada disekitar kita dengan sudut pandang yg baru. Kita harus menikmati apa yg udah bisa kita nikmati saat ini, bersyukurlah maka TUHAN akan melipat gandakan nikmatmu.

Halangan dan rintangan itu bukan sesuatu yg harus kita takuti, itu hanyalah sebuah ujian seberapa kreatif kita untuk melewatinya. Kau tau mengapa banyak orang dewasa tak bahagia? karna saat kecil mereka berharap untuk cepat dewasa ( termasuk saya ) dan bahagia itu bukan tentng sebanyak apa yg kita dapatkan, tapi seikhlas apa kita bisa berbagi apa saja disetiap kesempatan. Bahagia itu wajib.