Kemana Setelah Lulus SMA?

image via : masedlolur.wordpress.com

 

selamat buat kalian yg menjalani UN 2015 karena UN bukan lagi penentu kelulusan sehingga tekanan yg kalian hadapi tidak seberat angkatan-angkatan sebelum kalian. Jadi saya yakin UN tahun ini presentasi kelulusan akan jauh lebih tinggi daripada tahun sebelumnya. Hanya saja yg sedikit lebih menyakitkan adalah nilai rata-rata yg lulus UN mungkin tak sebaik tahun sebelumnya. Jadi aka nada banyak kasus, meski statusnya lulus tapi nilainya sangat tidak memuaskan. Saya yakin hal itu membuat rasa bahagia anda lulus bisa berkurang 70%.

Tapi, pertanyaan besarnya adalah : kemana setelah lulus?. Berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yg saya pinjam dari teman saya, saya akan memberikan beberapa pilihan yg pasti salah satunya bahkan semuanya bisa kalian pilih sebagai jalan hidup anda dimasa mendatang. Berikut laporannya :

 

  1. Kuliah

    image via : arsip.uii.ac.id

Jika kalian adalah golongan manusia yg tau bagaimana cara menggunakan organ anda yg bernama otak anda sangat wajib untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yg lebih tinggi seperti universitas dan semacamnya. Hanya saja ada beberapa faktor lain untuk memilih kuliah setelah SMA, salah satunya adalah finansial. Mengingat kuliah itu membutuhkan banyak biaya apalagi jika anda memilih kuliah diluar kota anda harus membayar oang sewa kos dan makan belum ditambah tugas yg tiap hari selalu ada meski dosennya jarang masuk. Apalagi dunia kampus saat ini adalah awal anda mengenal kehidupan hedonisme para pemuda-pemudi yg selalu dimanja oleh ayahnya yg seorang koruptor. Jika anda tidak kuat iman, anda bisa terikut arus deras gaya hidup hedon. Saran saya, anda harus memiliki teman yg mampu memberi pengaruh baik kepada anda. Tapi jangan-jangan nantinya anda yg memberi pengaruh buruk kepada teman anda?

Tapi ada kok sekolah kedinasan yg tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis dan untuk info sekolah kedinasan bisa anda cari sendiri di google.

  1. Kerja

    image via : beritadaerah.co.id

Jika memang anda termasuk orang yg malas belajar seperti saya, bekerja adalah pilihan yg paling baik. meski sangat sulit untuk saat ini mencari pekerjaan, karna paling tidak anda harus memiliki pengalaman dulu. Tapi bagaimana caranya dapat pengalaman kerja kalo belum pernah kerja?. Setelah anda memiliki pekerjaan yg pasti dan penghasilan tetap anda bisa menabung penghasilan anda untuk kuliah. Selain bisa menunjang karir di tempat kerja anda ataupun ditempat lain, anda juga tidak harus kembali merepotkan orang tua untuk membiayai kuliah anda alias membuat orang tua anda merasa bangga tingkat 7 kecamatan.

  1. Usaha

    image via : kamarusaha.com

Biasanya pilihan ini dipilih karena memang dia ingin jadi pengusaha atau karena dia sudah menyerah untuk mencari kerja karna lamaran kerjanya selalu ditolak. Saat ini sangat jarang ada anak SMA yg setelah lulus mencoba menjadi pengusaha. Padahal jadi pengusaha itu enak, ga pernah dimarahin bos atau dosen, tiap hari pegang duit sendiri, ga usah mikirin tugas kuliah atau  kerjaan yg numpuk. Cuma kadang yg bikin galau kalau usaha kita ga laku.  Tapi sama dengan memilih kerja, jika usaha anda berjalan anda akan mempunyai biaya untuk kuliah dan hal itu juga bisa orang tua kalian bangga. Tapi tingkat bangganya bukan Cuma 7 kecamatan melainkan 7 provinsi. Saran saya jika memang kalian ingin jadi pengusaha bergabunglah di komunitas pengusaha yg ada di kotamu, karna mereka semua akan membantu dan mengajarkanmu segala hala tentang dunia usaha bahkan kalo perlu kalian juga bisa ikut di MLM karna di sana ada sangat banyak ilmu yg bisa kamu pelajarai secara tidak langsung.

  1. Nikah

    image via : pojoksatu.id

Dalam pengamatan saya sepertinya menikah setelah lulus SMA terjadi bukan karna ada niat dari pelakunya melainkan karna ada perbuatan khilaf yg dilakukan oleh yg bersangkutan. Ada tiga jenis manusia yg memutuskan menikah setelah lulus SMA; pertama karna sebuah tindakan yg seharusnya tidak mereka lakukan saat berpacaran sehingga menyebabkan hadirnya satu nyawa diantara mereka, kedua karena dipaksa atau di jodohkan oleh orang tua, ketiga karena mencari kerjaan sulit kemudian membuka usaha juga gagal, lalu datang seseorang yg mengatakan jika kita menikah mungkin akan membuat kita lebih mudah untuk mencari rezeky, kemudian dia minta nikah tapi tidak di ijinkan sehingga dengan sengaja dia menghamili pacarnya biar bisa dinikahkan.

Saran saya menikahlah jika memang anda sudah siap secara lahir dan batin, dan juga yg harus diingat rukun nikah itu ada 5; harus ada mempelai pria dan wnaita, harus ada mas kawin, harus ada wali nikah, harus ada penghulu, dan harus ada saksi. Jadi jika anda diharuskan memenuhi syarat; harus satu suku, harus punya gaji delapan digit, resepsi harus di hotel, harus sarjana, harus ganteng, harus gini gitu DLL. Itu bukan rukun nikah tapi permintaan calon mertua yg mengada-ada karena takut derajat nama baiknya turun dimata masyarakat, dan jika anda bertemu calon mertua yg seperti itu saya Cuma bisa bilang “saya turut prihatin dan itu bukan urusan saya”.

  1. Menunggu keajaiban

    image via : timothywibowo.com

Ini juga bukan pilihan melainkan sebuah kondisi dimana ketika kuliah tak sanggup secara finansial dan kemampuan berpikir, ingin bekerja tapi lamarannya selalu ditolak, ingin menjalankan usaha tapi tidak punya modal, ingin menikah tapi tidak punya calon pasangannya. Jadi yg bisa dilakukannya hanya diam dalam doa untuk menunggu sebuah keajaiban datang padanya, saran saya jika anda bertemu dengan orang seperti ini tolong bantu doakan dia semoga keajaiban bisa segara menghampirinya karena orang itu adalah saya. Sekian dan terima kasih.