3 Teori Mengapa Balikpapan Memiliki Cuaca Panas

image via : balikpapan.go.id

 

Menurut hasil pencarian google Kota Balikpapan adalah salah satu kota di Kalimantan Timur, Indonesia. Balikpapan memiliki penduduk sebanyak 701.066 jiwa, yang merupakan 22 % dari keseluruhan penduduk Kaltim. Balikpapan merupakan kota dengan biaya hidup termahal se-Indonesia dan terbersih. Saat ini Kota Balikpapan sedag mengalami cuaca extreme, panas. Yah pada akhir bulan mei 2015 cuaca di Kota Balikpapan sangat panas, bahkan lebih panas dari belakang kulkas. Mengapa hal ini bisa terjadi?, saya memiliki 3 teori tentang cuaca panas yg cukup extreme. Yaitu:

  1. Hutan di pulau Kalimantan sudah mulai berkurang

image via : energitoday.com

Pada decade belakangan ini banyak hutan di pulau Kalimantan ditebang untuk dijadikan tambang batu bara, perkebunan sawit, dll. Berkurangnya luas hutan Kalimantan tentu saja sangat berpengaruh pada cuaca, angina yg biasa meniup daun pepohonan kini hanya menyapu debu ke angkasa dan membiaskan hawa panas pada lingkungan sekitarnya

  1. Memasuki musim pancaroba

image via : data.seruu.com

Bisa dibilang saat ini Balikpapan sedang berada pada masa perubahan musim kemarau ke musim penghujan. Disamping hal tersebut di atas gerak semu matahari pada bulan ini bergeser dari belahan bumi utara ke belahan bumi bagian selatan. Inilah yang menyebabkan suhu udara di daerah khatulistiwa termasuk Balikpapan mengalami peningkatan. Dengan meningkatnya suhu udara di wilayah khatulistiwa ini sebenarnya semakin meningkatkan proses pembentukan awan-awan konvektif (awan hujan). tetapi sekali lagi bahwa angin mempengaruhi proses terbentuknya awan-awan tersebut belum ditambah para pawing hujan yg menggeser awan pembawa hujan demi kepentingan beberapa pihak.

  1. Garis edar mendekati matahari

image via : facebook.com

Entah mengapa dan bagaimana hal ini terjadi masih menjadi misteri tapi warga balikpapan tetap sabar mengahadapi semua, tidak hanya itu warga Kota Balikpapan juga masih senyum dan semangat menjaga kebersihan.

Iklan